Kamis, 22 November 2012

ilmu administrasi


ADMINISTRASI


1.      Definisi Administrasi
Administrasi berasal dari kabahasa Latin yaituAd yang berarti intensif, dan ministrare yang berarti melayani, membantu dan memenuhi.
Administrasi dalam bahasa Inggris “Administration”, yaitu proses kerjasama antara dua orang atau lebih berdasarkan rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan bersama yang telah ditentukan (S.P. Siagian, 1973).
Administrasi berasal dari bahasa Belanda yaitu “Administratie” yang merupakan pengertian administrasi dalam arti sempit, yaitu sebagai kegiatan tata usaha kantor (catat-mencatat, mengetik, menggandakan, dsb). Kegiatan ini dalam bahasa Inggris disebutClerical works (FX.Soedjadi, 1989).
Selain definisi di atas, ada beberapa pendapat lain mengenai definisi administrasi, diantaranya :
-     Administrasi adalah kegiatan kerjasama secara rasional yang tercermin pada pengelompokkan kegiatan menurut fungsi yang dilakukan (Dwight Waldo).
-     Administrasi adalah kombinasi antara pengambil keputusan dengan pelaksanaan dari keputusan tersebut untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan (Robert D. Calkins).
-     Administrasi adalah upaya mencapai tujuan yang telah ditetapkan dengan mempergunakan orang lain (George R. Terry).
-     Administrasi adalah upaya mencapai tujuan yang diinginkan dengan menciptakan lingkungan kerja yang menguntungkan (Koontz O’Donnell).
-     Administrasi adalah suatu proses yang mana upaya untuk mencapai tujuan tertentu dapat dilaksanakan dan diawas (Social Science Encyclopedia).
         Pengertian administrasi dapat didekati dari 2 pengertian, yaitu sebagai unsur statis administrasi (organisasi) dan unsur dinamis administrasi (manajemen) (Prayitno, 2001).
Administrasi yang diartikan dalam arti luas yaitu sebagai proses kerjasama manisia untuk mencapai satu tujuan yang telah ditentukan sebelumnya. bertitik tolak pada pengertian kerjasama mnausia untuk mencapai tujuan, pada dasarnya tidak ada kerjasama seseorang dengan dirinya sendiri, melainkan kerjasama akan muncul kalau ada dua orang atau lebih dan didalamnya ada pihak yg menguasai sebagai pemimpin.
gambar. ilustrasi administrasi
Administrasi telah ada sejak adanya dua orang manusia (adam & hawa) bekerjasama untuk mencapai tujuan hidupnya yang didorong oleh kebutuhan dengan kemampuan yang serba terbatas, sehingga terjadi praktek administrasi secara alami atau pelaksanaan administrasi sebagai seni. Administrasi juga berkembang bersama sama dengan perkembangan peradaban manusia.
Dengan dan melalui analisis sejarah dapat dilacak dan diketahui bahwa padakira-kira tahun 1300 SM, bangsa Mesir telah mengenal Administrasi. Max Webber, seorang sosiolog berkebangsaan Jerman yang terkemuka pada zamannya, meyakini Mesir sebagai satu-satunya Negara yang paling tua yang memiliki administrasi birokratik. Demikian juga di Tiongkok kuno, dapat diketahui tentang konstitusi Chow  yang dipengaruhi oleh ajaran Confucius dalam “Administrasi Pemerintahan”.  Dari Yunani (430 SM) dengan susunan kepengurusan Negara yang demokratis,  Romawi dengan  De Officiis dan De Legibus´nya Marcus Tullius Cicero; dan abad 17 di Prusia, Austria, Jerman, dan Prancis, dengan Kameralis, yang mengembangkan ilmu Administrasi Negara, misalnya system pembukuan dalam hal Administrasi Keuangan Negara, Merkanitilis (sentralisasiekonomi dan politik) dan kaum Fisiokrat yang berpengaruh selama kurun waktu1550-1700-an.

Siagian (1985:12-20) menguraikan perkembangan administrasi sebagai seni yang dibagi atas tiga fase utama yaitu:
a.      Fase Prasejarah.
Bukti bukti sejarah menunjukan dengan jelas bahwa administrasi telah berkembang dengan baik pada fase prasejarah,meskipun pada waktuitumasyarakat purba secara tidak sadar akan menjalankan prinsip prinsipadministrasi sebagaimana dikenal sekarang.
1.      Zaman Mesopotamia.
Pada zaman ini telah dijalankan sebagian prinsipadministrasi ygdiketahui oleh manusia sekarang terutama bidang pemerintahan, perdagangan, komunikasi, pengangkutan, khususnya pengangkutan sungai.
2.      Zaman Babilonia.
Administrasipemerintahan,perdagangan,perhubungandan pengangkutan telah berkembang pula dengan baik juga telah terbinasuatu sistem administrasi dibidang tekhnologi. 
3.      Zaman Mesir Kuno.
Berdasarkan analisis dari peninggalan sejarahmembuktikan bahwa aspek administrasi yang sangat berkembang di mesir kuno adalah dibidang pemerintahan, militer, perpajakan, perhubungan, dan pertanian (termasuk irigasi).
4.      Zaman Tiongkok Kuno.
Perkembangan administrasi yg paling menonjoladalah sistem administrasi kepegawaian yg sangat baik.
5.      Zaman Romawi Kuno.
Perkembangan administrasi pada saat itu antaralain adalah karya karya filsafat, militer, pajak, perhubungan, yang memangsangat dibutuhkan, oleh bangsa romawi kuno.
6.      Zaman Yunani kuno.
Sumbangan yg sangat besar artinya dalamadministrasi pada zaman yunani kuno adalah adanya konsep demokrasiIsi konsep demokrasi itu menyangkut demokrasi rakyat dari suatu polis pada zaman yunani kuno yang hanya berl;aku pada mereka yg memenuhisyarat syarat sebagai berikut1.Pria2.Dewasa (21 tahun)3.Lahir di athena (sebagai Polis terbesar dan penting)4.orang tua warga athena
b.       Fase sejarah (tahun 1 M.sampai dengan 1886).
Perkembangan administrasi pada fase sejarah ini boleh dikatakan jauhlebih maju dari fase prasejarah.hal ni dapat dilihat kemajuan dalam pengurusandan pengelolaan gereja khatolik roma pada saat itu.di eropa timbul gerakangerakan adninistrasi dibidang perekonomian yang di sponsori oleh para sarjana ekonomi di tiga negara yaitu ;
a.       Kaum kameralisten dijerman dan Austria
b.      Kaum merkantilisten di Inggris
c.       Kaum fisiokraten di Perancis
Perkembangan administrasi semakin maju terutama ditandai dengana danya revolusi industri di inggris. Begitupun pada saat Nabi Muhammad SAW dan para khalifah khalifahnya yang sangat terkenal keahliannya dalam sistem pemerintahan dan sistem pemerintahan militer serta tatanan kehidupan masyarakat madani. Selanjutnya pada tahun 1886 timbullah suatu gerakan di amerika serikat yg dipelopori oleh F.W.Taylor yaitu gerakan yang disebut scientific Managenent Movement. gerakan ini sekaligus menandai dua hal yaitu :
1.      Berakhirnya status administrasi sebagai seni semata dan awaldimulainyaadministrasi berdwistatus yaitu administrasi sebagai seni dansebagi ilnu pengetahuan.
2.      Berakhirnya fase sejarah dalam perkembangan administarsi dan tibanya fase modern yg dimulai pada tahun 1886 dan yg masih berlansung terushingga sekarang.
c.       Fase Modern Yang dimulai pada tahun 1886 hingga sekarang.
Perkembangan administrasi dalam fase ini ditandai dengan lahirnya gerakanscientific management movenment di amerika serikat yang di pelopori oleh F.W.Taylor. sarjana ini,lahir pada tahun 1886 yang memulai karirnya sebagisarjana pertambanganyang bekerja di philadephia pada suatu perusahaan Midvalesteel company.dalam melakukan pekerjaan tersebut dia mulai mengadakan penelitian dalam usaha mempertinggi efisiensi perusahaan dan peningkatan poduktivitas para pekerja perusahaan itu.
Di samping itu Taylor sibuk di AS dalam penelitian soal soaladministrasi.hasil penelitiannya dituangkan dalam sebuah buku yang berjudulµGeneral and industrial management  yang terbit pada tahun 1916.Perlu diketahui bahwa kalu F.W Taylor dalam bukunya banyak menyoroti para pelaksana dari manajer tingkat rendah, sehubungan dengan itu F.W Taylor diberi julukan sebagai µbapak gerakan manajemen ilmiah.
3.      Ruang Lingkup administrasi
Aministrasi dapat dibedakan dalam dua golongan, yaitu :
a.       Adiminstrasi Publik
Administrasi Publik atau dulu dikenal Administrasi Negara pada dasarnya adalah sebuah bentuk kerjasama administrativ yang dikerjakan oleh 2 orang atau lebih demi mencapai tujuan bersama.Goal dari administrasi publik itu sendiri adalah Public Service atau Pelayanan Publik.Administrasi publik memiliki kajian ilmu tentang Politik, Hukum, Sosial serta Manajemen.
Salah satu tugas dari Administrasi Publik adalah pembuat kebijakan atau Policy Maker yang dikenal dengan Kebijakan Publik. Artinya para administrator ini membuat suatu kebijakan dengan tujuan untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang ada di Publik ( masyarakat ).
Beberapa pakar negarawan yang mendefinisikan administrasi publik banyak sekali. Inilah beberapa pakar negarawan:
1.      Gerald Caiden:Administrasi negara meliputi setiap bidang dan aktifitas yang menjadi sasaran kebijaksanaan pemerintah, termasuk proses formal dan kegiatan-kegiatan DPR, fungsi-fungsi yang berlaku dalam lingkungan pengadilan dan kegiatan-kegiatan dari lembaga militer.
2.      Dwight Waldo:Public Administration is the organization and management of men and materials to achieve the purposes of government (Administrasi Publik adalah organisasi dan manajemen dari orang-orang dan bahan-bahan untuk mencapai tujuan pemerintah)
3.      Soesilo Zauhar ( Dosen Ilmu Administrasi Publik, Universitas Brawijaya ):Administrasi negara/ publik adalah proses kerjasama yang berlaku dalam organisasi publik dalam rangka memberikan pelayanan publik.
4.      Pfiffner dan Presthus(1953):administrasi publik, adalah sebuah disiplin ilmu yang terutama mengkaji cara-cara untuk mengimplementasikan nilai-nilai politik. Hal tersebut sejalan dengan gagasan awal Wilson dalam Shafritz dan Hyde (1992) yang dianggap sebagai orang yang membidani lahirnya ilmu administrasi publik modern di Amerika Serikat.
5.      Wilson mengemukakan bahwa disiplin administrasi publik merupakan produk perkembangan dari ilmu politik. Namun Wilson mengusulkan adanya pemisahan disiplin administrasi dari ilmu politik.Gagasan ini kemudian dikenal sebagai dikotomi politik-administrasi.Sejak itu, selama satu abad lebih, administrasi publik baik sebagai bidang studi maupun sebagai profesi terus berkembang.
Kajian tentang administrasi publik tidak terlepas dari organisasi pemerintah dalam penanganan masalah-masalah publik. Bellone (1982:1) berpendapat bahwa the discipline of public administration is predicated on the study of organization. Teori organisasi, hipotesis tentang perilaku manusia dalam organisasi pemerintahan yang kompleks dan teori administrasi serta hipotesis tentang perilaku manusia dalam kelompok kerja, merupakan dasar dalam teori administrasi publik.Hingga dapat dijelaskan bahwa administrasi publik berbicara tentang perilaku manusia dalam organisasi pemerintah. Bahkan Shafritz dan Russell (2005:5) mengemukakan bahwa it is easy to define administration if you are content with being simplistic: it is governmnet in action – the management of public affairs on the implementation of public policies
b.      Adminstrasi Bisnis
Administrasi bisnis atau administrasi perusahaan adalah usaha kerjasama mengenai hal-hal yang berkaitan dengan  pelayanan bisnis, perdagangan dalam suatu perusahaan sebagai upaya untuk mencapai keuntungan dan kesejahteraan bagi perusahaan tersebut
Ilmuadministrasi niaga atau ilmu administrasi bisnis adalah cabang ilmu administrasi yang secara khas mempeljari illmu administrasi daripada dan terdapat dalam organisasi bisnis.terdapat 5 sumber daya utama yang harus dikelola dalam kegiatan bisnis yaitu:
1. Informasi
2. Capital
3. Manusia
4. Peralatan
5. IPTEK
Perbedaan Antara Administrasi Negara dan Administrasi Niaga
No
ADMINISTRASI NEGARA
ADMINISTRASI NIAGA

1
Public service, memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat.
Profit motive, memperoleh keuntungan yang sebesar besarnya atas jasa dan usahanya.


2
Legalitas, berdasarkan ketentuan/
peraturan perundang undangan yangberlaku
Legalitas, berdasarkan ketentuan/ peraturan perusahaan yang bersifat menguntung perusahaan. ( tidak terlalu terikat denganperaturan perundang undang yang berlaku)

3
Dalam kegiatan berdasarkan prosedur yang sudah ditetapkan
Dalam kegiatan tidak selalu terikat denganprosedur yang ada, tetapi mengutamakanhasil yang dicapai
4
Cara kerja yang kurang efisien
. Cara kerja sangat efisien

5
Tidak ada kompetisi, mono politik karenasifatnya yang mengutamakan pelayanan umum
Bebas berkompetisi, mengutamakan
keuntungan perusahaan.


6

Dalam kegiatannya untuk kesejahteraandan kepentingan umum
Dalam kegiatannya mengutamakan untukkesejahteraan individu/pemilik modal


Administrasi terdiri dari dua hal yaitu:
a.      Organisasi
Organisasi adalah suatu wadah/institusi/kelompok/ikatan formal dimana terdapat orang yang saling bekerjasama untuk mencapai suatu tujuan tertentu yang telah ditetapkan sebelumnya ((Prayitno, 2001)..
Ada beberapa pendapat tentang definisi organisasi diantaranya :
1.      Organisasi adalah perserikatan orang, yang masing-masing diberi peranan tertentu dalam suatu system kerja dan pembagian kerja dalam mana pekerjaan dibagi menjadi rincian tugas, diberikan diantaranya pemegang peranan dan kemudian digabung ke dalam beberapa bentuk hasil (Cyril Soffer, 1973)
2.      Organisasi adalah koordinasi yang rational dari aktivitas-aktivitas sejumlah orang untuk mencapai beberapa tujuan yang jelas, melalui pembagian kerja dan fungsi, dan melalui jenjang wewenang dan tangung jawab (Edgar Schein, 1973)
3.      Organisasi adalah suatu subsistem dari lingkungan yang lebih luas dan berorientasi tujuan (orang-orang dengan tujuan), termasuk subsistem teknik (orang-orang memakai pengetahuan, teknik, peralatan dan fasilitas), subsistem struktural (orang-orang bekerja sama pada aktifitas yang tersatu padu), subsistem jiwa sosial (orang-orang dalam hubungan sosial) dan dikoordinasi oleh subsistem manajemen (perencanaan dan pengontrolan semua usaha) (Fremont E. Kast dan James E Rosenzweig, 1974).
Tujuan Organisasi
Tujuan dapat membantu memotivasi anggota dengan mengkomunikasikan apa organisasi ini berjuang untuk serta menyediakan dasar mengakui prestasi dan keberhasilan. Organisasi yang tujuan yang ditetapkan lebih efektif dalam merekrut anggota. Ada tiga tingkatan organisasi mendefinisikan’s prioritas Anda:.
1.      Tujuan adalah pernyataan yang menjelaskan apa yang organisasi Anda ingin capai, yang berasal dari Anda tujuan atau misi. Tujuan adalah ujung ke arah mana usaha Anda akan diarahkan dan sering berubah dari panjang untuk istilah atau tahun ke tahun, tergantung pada sifat kelompok.
2.      Tujuan adalah deskripsi dari apa yang harus dilakukan, berasal dari tujuan; spesifik yang jelas laporan tugas terukur yang akan dicapai sebagai langkah ke arah mencapai tujuan Anda.
Manfaat Organisasi
Beberapa manfaat organisasi yaitu:
1.      Organisasi sebagai penuntun pencapaian tujuan. Pencapaian tujuan akan lebih efektif dengan adanya organisasi yang baik.
2.      Organisasi dapat mengubah kehidupan masyarakat. Contoh dari manfaat ini ialah, jika organisasi bergerak di bidang kesehatan dapat membentuk masyarakat menjadi dan memiliki pola hidup sehat. Organisasi Kepramukaan, akan menciptakan generasi mudah yang tangguh dan ksatria.
3.      Organisasi menawarkan karier. Karier berhubungan dengan pengetahuan dan keterampilan. Jika kita menginginkan karier untuk kemajuan hidup, berorganisasi dapat menjadi solusi.
4.      Organisasi sebagai cagar ilmu pengetahuan. Organisasi selalu berkembang seiring dengn munculnya fenomena-fenomena organisasi tertentu. Peran penelitian dan pengembangan sangat dibutuhkan sebagai dokumentasi yang nanti akan mengukir sejarah ilmu pengetahuan.
Sebab Keberhasilan Kegagalan Organisasi
Salah satu faktor penentu keberhasilan/kegagalan organisasi adalah faktor Sumber Daya Manusia (SDM). Keunggulan mutu bersaing suatu organisasi sangat ditentukan oleh mutu SDM-nya. Penanganan SDM harus dilakukan secara menyeluruh dalam kerangka sistem pengelolaan SDM yang bersifat strategis, integrated, interrelated dan unity. Organisasi sangat membutuhkan SDM yang kompeten, memiliki kompetensi tertentu yang dibutuhkan untuk menunjang keberhasilan pelaksanaan pekerjaannya.
b.       Manajemen
Management berasal dari kata to manage yang berarti mengatur. Dalam hal mengatur, akan timbul masalah, problem, proses dan pertanyaan tentang apa yang diatur, siapa yang mengatur, mengapa harus diatur dan apa tujuan pengaturan tersebut. Manajemen juga menganalisa, menetapkan tujuan/ sasaran serta mendeterminasi tugas- tugas dan kewajiban- kewajiban secara baik, efektif dan efisien.
Pengertian manajemen yang dikemukakan oleh beberapa ahli sebagai berikut :
1.      Manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber- sumber lainnya secara efektif dan efisien untuk mencapai suatu tujuan tertentu .
2.      G.R. Terry  : Manajemen merupakan suatu proses yang khas yang terdiri dari tindakan- tindakan perencanaan, pengorganisasian, menggerakkan dan pengendalian yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran- sasaran yang telah ditentukan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber- sumber lainnya.
3.      Harold Koontz dan Cyril O’ Donnel : Manajemen adalah usaha mencapai suatu tujuan tertentu melalui kegiatan orang lain.
4.      Ralph Currier Davis : Manajemen adalah fungsi dari pimpinan eksekutif, dimna pun posisinya.
5.      John  D. Millet : Manajemen adalah proses pembimbingan dan pemberian fasilitas terhadap pekerjaan- pekerjaan yang terorganisasi dalam kelompok formal untuk mencapai suatu tujuan yang dikehendaki.
6.      Encyclopedia of Social Sciences: Manajemen sebagai suatu proses pelaksanaan suatu tujuan yang dikehendaki.
7.      Sondang P. Siagian, MPA, Ph. D., : Manajemen adalah kemampuan dan ketrampilan untuk memperoleh sesuatu hasil dalam rangka pencapaian tujuan melalui kegiatan- kegiatan orang lain.
8.      Prof. Oey Liang Lee : Manajemen adalah seni perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian dan pengontrolan atas human and human natural resources (terutama human resources) untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan lebih dahulu.
Dari pengertian- pengertian diatas, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :
1.      Manajemen adalah perpaduan antara ilmu pengetahuan dan seni.
2.      Manajemen adalah proses yang sistematis, terkoordinasi dan koperatif dalam   usaha- usaha memanfaatkan sumber daya manusia dan sumber- sumber lainnya.
3.      Manajemen mempunyai tujuan tertentu, berhasil tidaknya tujuan itu tergantung pada kemampuan mempergunakan segala potensi yang ada.
4.      Manajemen hanya dapat diterapkan pada sekelompok manusia yang bekerja sama secara formal serta mempunyai tujuan yang sama pula.
5.      Kepemimpinan merupakan faktor yang sangat dominan.
6.      Manajemen didasarkan pada pembagian kerja, tugas, dan tanggung jawab yang teratur.
7.      Manajemen merupakan sistem kerja sama yang kooperatif dan rasional..
Fungsi manajemen
Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan.Fungsi manajemen pertama kali diperkenalkan oleh seorang industrialis Perancis bernama Henry Fayol pada awal abad ke-20.Ketika itu, ia menyebutkan lima fungsi manajemen, yaitu merancang, mengorganisir, memerintah, mengordinasi, dan mengendalikan. Namun saat ini, kelima fungsi tersebut telah diringkas menjadi tiga, yaitu:
  1. Perencanaan (planning) adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Manajer mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum mengambil tindakan dan kemudian melihat apakah rencana yang dipilih cocok dan dapat digunakan untuk memenuhi tujuan perusahaan. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan, fungsi-fungsi lainnya tak dapat berjalan.
  2. Pengorganisasian (organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi tersebut. Pengorganisasian dapat dilakukan dengan cara menentukan tugas apa yang harus dikerjakan, siapa yang harus mengerjakannya, bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan, siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut, pada tingkatan mana keputusan harus diambil.
  3. Pengarahan (directing) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha.
























DAFTAR PUSTAKA


Azwar, A. 1988. Pengantar Administrasi Kesehatan Edisi II. PT. Binarupa Aksara. Jakarta

Prayitno, S. 2001. Dasar-dasar Administrasi Kesehatan Masyarakat. Airlangga University Press. Surabaya

Siagian, S. P. 1997. Filsafat Administrasi. PT. Toko Gunung Agung. Jakarta

Sunindhia, Y.W. dan Widiyanti, N. 1988. Penerapan Manajemen dan Kepemimpinan dalam Pembangunan. Bina Aksara. Jakarta.

Sutarto, 1998. Dasar-dasar Organisasi. Gajah Mada University Press. Jogjakarta
Sumber :http://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen
Sumber:http//tugaskuliahdansekolah.blogspot.com/2012/08/sejarah-perkembangan-administrasi.html




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar